Pejabat Diknas Sultra Kena OTT Setelah Minta Fee Proyek

Pejabat Diknas Sultra Kena OTT Setelah Minta Fee Proyek. Seorang pejabat di Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) pihak Kejaksaan Sulawesi Tenggara, Rabu (28/11/2018) sekitar pukul 17.30 Wita. Pria yang bernama Lasidale itu, ditangkap di Hotel Plaza Kubra Kendari setelah diduga meminta fee proyek kepada puluhan Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sultra.

Informasi yang didapat pihak Kejati, proyek SMK ini terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk peningkatan kualitas belajar mengajar di Sultra untuk pelatihan siswa SMK, perbaikan laboratorium, dan perbaikan rumah dinas guru. Dari tangan pelaku, kejaksaan mengamankan uang tunai senilai Rp 425 juta dari total anggaran proyek Rp 182 miliar.

Anggaran ini, akan disalurkan kepada sekolah SMK dan untuk peningkatan kemampuan siswa. Pihak kejaksaan menduga, uang hasil Operasi Tangkap Tangan yang diamankan berasal dari sejumlah Kepala Sekolah yang sudah menerima DAK. Selain itu, ada tiga barang bukti lainnya berupa 1 mobil Honda CRV dan 2 telepon seluler milik pelaku.

Wakil Kepala Kejati Provinsi Sultra, Tomo Sitepu SH MH mengatakan, diduga fee yang diterima sudah tahap terakhir. Pelaku juga diduga sudah menerima bagian hasil korupsi sebanyak dua kali. “Tapi, pengakuan sementara pelaku yang kami amankan, uang itu diberikan Kepala Sekolah tanpa dia minta,” ujar Tomo Sitepu.

Kata Tomo Sitepu, terkait kasus ini, pihak kejaksaan punya waktu 24 jam untuk menetapkan status tersangka pelaku. Sebab, saat ini pihaknya sementara mendalami apakah kasus ini termasuk kasus suap atau pemerasan. Saat Liputan6.com berusaha mengambil gambar pelaku, pihak kejaksaan mencegah. Sebab, pelaku diketahui memiliki riwayat penyakit jantung.

“Jangan ambil fotonya, besok aja ya. Hari ini dia belum siap, kasian dia ada riwayat penyakit jantung,” ujar salah seorang staf Kejati Sultra.

Menjaring Kepala Sekolah Nakal

pelangipoker

Puluhan Kepala Sekolah SMK se-Sultra diduga terlibat pada dugaan kasus penyuapan terhadap Sekretaris Dinas Pendidikan Nasional tersebut. Dua hari sebelum operasi tangkap tangan, pihak kejaksaan mendapatkan bocoran informasi soal pelatihan dan sosialisasi alat laboratorium yang digelar Diknas Sultra. “Pesertanya Kepala Sekolah dan bendahara se-Sultra, saat itulah terjadi transaksi,” ujar Tomo Sitepu.

Disebuah hotel, pihak Kejati menduga sejumlah Kepsek menyetor uang kepada pelaku. Namun, saat itu pihaknya belum mengambil tindakan. “Kita intai dan menunggu, nanti hari kedua kami dapat informasi jelas baru kami bergerak mengamankan pelaku,” tambahnya. Dari OTT yang digelar Kejati, ada beberapa orang yang ikut diperiksa. Namun, soal jumlah pihak Kejati belum mau mengungkapkan. “Kita masih periksa, bisa jadi ada penambahan tersangka,” pungkasnya.

Baca Juga : Viral : Video Mesum Anak Kerawang

SITUS POKER ONLINE DENGAN UANG ASLI TERPOPULER DAN TERBESAR DI INDONESIA !

PelangiPoker adalah Situs game poker online terpopuler dan terbaik saat ini di Indonesia Kenapa? Karena, Tidak diragukan lagi dibandingkan situs-situs online lainnya PelangiPoker selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik untuk para member setia yang selalu aktif bermain . Maka hingga saat ini PelangiPoker selalu memberikan bonus yang nyata berupa Free Spin ( Segera ) setiap hari secara cuma-cuma kepada setiap member aktif. Hadiah yang didapatkan pun mencapai IDR 150.000 / Setiap putaran Spin. Tidak hanya itu saja !

PelangiPoker menyediakan Bonus Seperti :
-Free Spin Setiap Hari (Segera )
-Bonus Member Baru IDR.15.000.
-Bonus Refferal Seumur Hidup
-Bonus Rakebake 16,7%

Kami akan menanti kedatangan anda dalam situs PelangiPoker
Bergabunglah Sekarang Dan Jadi Pemenang Dalam Situs Poker dan Taruhan Bola Kami.

HUBUNGI KAMI :
IG: pelangi.poker
LINE: pelangipoker
BBM: ppok3rco
Whatsapp: 0813-9781-8528
Tiktok : pelangipoker
Michat : pelangipoker

Please follow and like us:
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *